[PERLOMBAAN DALAM RANGKA HUT MA RI KE-77]

Andoolo - Jumat, 19 Agustus 2022 bertempat di halaman kantor Pengadilan Negeri Andoolo telah dilaksanakan perlombaan dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun Mahkamah Agung RI yang ke-77.

Perlombaan ini diikuti oleh seluruh keluarga besar Pengadilan Negeri Andoolo. Setelah perlombaan selesai dilaksanakan, dilanjutkan dengan pemberian hadiah bagi para pemenang.

Selamat kepada seluruh pemenang dan semoga dengan diadakannya perlombaan ini seluruh keluarga besar Pengadilan Negeri Andoolo semakin semangat dalam bekerja dan keakraban semakin terjalin dengan baik

Andoolo - Rabu, 17 Agustus 2022 bertempat di halaman Kantor Pengadilan Negeri Andoolo, seluruh keluarga besar Pengadilan Negeri Andoolo melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77 Tahun.



"PULIH LEBIH CEPAT, BANGKIT LEBIH KUAT" adalah refleksi peringatan kemerdekaan tahun ini.

"Mari bersatu padu mendukung agenda besar pencapaian Indonesia Maju, dengan komitmen dan kerja keras, dengan inovasi dan kreativitas. Indonesia Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat. Dirgahayu Republik Indonesia".

#humasmahkamahagung
#mahkamahagung
#ditjenbadilum
#ptsultra
#BerAKHLAK
#SalamSOSOITO

[UPACARA MEMPERINGATI HUT MA RI KE-77]

Andoolo - Jumat, 19 Agustus 2022 bertempat di halaman kantor Pengadilan Negeri Andoolo telah dilaksanakan Upacara Dalam Rangka Memperingati Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung Republik Indonesia Yang Ke-77.

Ketua Pengadilan Negeri Andoolo Bapak Wahyu Setioadi, S.H., menjadi Pembina dalam Upacara HUT MA RI Tahun 2022 ini dan upacara diikuti oleh seluruh keluarga besar Pengadilan Negeri Andoolo.



Dalam peringatan Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung RI ke-77 Tahun ini, kiranya kinerja dari seluruh elemen yang ada di Mahkamah Agung, khususnya Pengadilan Negeri Andoolo semakin meningkat sesuai dengan teme refleksi tahun ini, yaitu #BangkitBersamaTegakkanKeadilan.

 

 

KETENTUAN UMUM

Berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana yang telah dirubah dengan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019, yang dimaksud dengan Penyelesaian Gugatan Sederhana adalah tata cara pemeriksaan di persidangan terhadap gugatan perdata dengan nilai gugatan materil paling banyak Rp. 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) yang diselesaikan dengan tata cara dan pembuktiannya sederhana. Gugatan sederhana diajukan terhadap perkara cidera janji dan/atau perbuatan melawan hukum dengan waktu penyelesaian gugatan sederhana paling lama 25 (dua puluh lima) hari sejak hari sidang pertama. Adapun yang tidak termasuk dalam gugatan sederhana ini adalah :

Perkara yang penyelesaian sengketanya dilakukan melalui pengadilan khusus sebagaimana diatur di dalam peraturan perundang-undangan; atau sengketa hak atas tanah.

Berikut adalah ketentuan bagi para pihak gugatan sederhana :

  1. Para pihak dalam gugatan sederhana terdiri dari penggugat dan tergugat yang masing-masing tidak boleh lebih dari satu, kecuali memiliki kepentingan hukum yang sama.
  2. Terhadap tergugat yang tidak diketahui tempat tinggalnya, tidak dapat diajukan gugatan sederhana.
  3. Penggugat dan tergugat dalam gugatan sederhana berdomisili di daerah hukum Pengadilan yang sama.
  4. Penggugat dan tergugat wajib menghadiri secara langsung setiap persidangan dengan atau tanpa didampingi oleh kuasa hukum.

TATA CARA PENDAFTARAN GUGATAN SEDERHANA

Berikut adalah tata cara pendaftaran gugatan sederhana :

  1. Penggugat mendaftarkan gugatannya di ecourt.mahkamahagung.go.id
  2. Penggugat dapat meminta bantuan pada Pojok Ecourt yang disediakan di Area PTSP Pengadilan Negeri Surabaya atau bisa mendatangi pada Pelayanan Terpadu Satu Atap yang berada pada Pelayanan Terpadu yang disediakan Pemerintah Kota Surabaya.
  3. Gugatan Sederhana berisi keterangan mengenai :
    a. Identitas penggugat dan tergugat;
    b. Penjelasan ringkas duduk perkara; dan
    c. Tuntutan penggugat.
  4. Penggugat wajib melampirkan bukti surat yang sudah dilegalisasi pada saat mendaftarkan gugatan sederhana.Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Perma No. 2 Tahun 2015 Tentang Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana
//userway //getbutton